Perhatikan Asupan Gizi Saat Hamil

Dokter spesialis kandungan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) ibu hamil. (Antara)
03 Januari 2019 22:04 WIB Arif Fajar Setiadi Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO--Pernikahan adalah idaman setiap pria dan wanita dalam kehidupannya. Mereka berharap jodohnya adalah orang yang sesuai idaman atau yang diharapkannya. Pernikahan juga menjadi gerbang kehidupan baru bagi keduanya.

Tidak hanya menjalin kasih dan sayang, lebih dari itu pasangan suami istri yang sah juga berharap adanya keturunan atau anak sebagai penerus mereka. Tak mengherankan sejak muncul kabar kehamilan, suami pun ingin berpartisipasi menjaga janin dan ibunya tetap sehat. Sementara istri pun mulai menjaga pola makan dan gaya hidupnya demi jabang bayi yang tengah dikandungnya.

Bahkan tak jarang anggota keluarga mereka turut urun rembug memberikan resep-resep yang pernah mereka terapkan saat hamil. Termasuk juga larangan apa saja yang harus dihindari ketika hamil. Kendati ada beberapa di antaranya terkadang membuat si ibu yang tengah hamil menjadi khawatir akan kesehatan janinnya.

Perhatian pada awal kehamilan memang baik untuk jabang bayi. Namun, menurut dokter spesialis obsgyn di RS Dr. Oen Surakarta, dr. Supanji Raharja Sp.OG(K), untuk mempersiapkan generasi emas (sehat jasmani dan rohani juga unggul) sejak dalam kandungan justru dimulai sebelum kehamilan.

“Unggul dalam arti cerdas. Baik cerdas  intelektual  yakni pintar, cerdas emosional dan sosial, yakni sabar, peduli suka menolong , sikap, dan perilaku baik,” jelas dr. Supanji kepada Solopos.com, di RS Dr. Oen Surakarta, Jebres, Solo, belum lama ini.

Calon ibu sudah dipersiapkan sejak sebelum menikah dengan asupan gizi yang baik, bahkan ada imunisasi bagi calon pengantin. Dengan kata lain, persiapan itu dilakukan sebelum kehamilan sehingga sang ibu benar-benar siap. “Baru setelah itu, perhatian diberikan saat kehamilan, persalinan hingga pascapersalinan,” terang dr. Supanji.

Secara umum persiapan pranikah atau sebelum hamil untuk calon ibu, lanjut dr. Supanji, adalah pemeriksaan kesehatan secara teratur. Calon ibu harus bisa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dengan olahraga teratur. Termasuk juga harus bisa menjaga berat badan tetap ideal serta menghentikan kebiasaan buruk.

“Kemudian yang tak kalah penting adalah meningkatkan asupan makanan bergizi [protein,vitamin E, vitamin C, asam folat], dan persiapkan psikologi dan mental,” terangnya.

Ketika memasuki masa kehamilan, lanjut dia, jangan lupa melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Namun, yang lebih penting lagi adalah asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil atau pun untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

Nutrisi adalah faktor penting yang memengaruhi tumbuh kembang anak sejak awal kehidupan [dalam kandungan]. Karena nutrisi yang tepat dan seimbang mendukung perkembangan otak, sistem daya tahan tubuh, dan pertumbuhan anak sejak dalam kandungan agar optimal,” ujar dr. Supanji.

Nutrisi yang dibutuhkan manusia tambahnya, terbagi dalam dua jenis yakni mikronutrien dan makronutrien. Mikronutrien terdiri atas vitamin dan mineral yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh tetapi didapat dari makanan.

“Sedangkan makronutrien adalah nutrisi yang memberikan energi pada tubuh seperti karbohidrat, protein, dan lemak dalam jumlah besar untuk bertahan hidup. Ini bisa didapatkan dari sumber makanan utama,” terangnya.