Olahraga Rutin Tapi Masih Gemuk? Apanya yang Salah?

Ilustrasi wanita berolahraga (Pictagram)
04 Januari 2019 03:45 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Menurunkan berat badan menjadi hal yang cukup sulit dilakukan. Meski sudah berolahraga dan mengubah pola makan, kenyataannya target memiliki berat badan ideal tak kunjung tercapai. Alih-alih turun, seringkali berat badan malah bertambah. Apa yang salah?

Kenaikan berat badan mungkin saja terjadi sekalipun orang tersebut rajin berolahraga. Hal ini terjadi karena penambahan massa otot yang lebih berat ketimbang lemak. Selain itu, ada juga hal lain yang membuat berat badan bertambah meski telah berolahraga rutin. Apa saja? Simak uraian yang dihimpun dari Insider, Kamis (3/1/2019), di bawah ini:

Salah makan

Kebanyakan orang makan dalam porsi besar setelah berolahraga. Mereka berpikir lemak yang dibakar saat berolahraga sudah cukup banyak. Jadi, tidak masalah jika mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Padahal, makanan itu justru sangat jahat dan tidak baik dikonsumsi. Makanan berkalori tinggi cenderung membuat seseorang lebih cepat lapar dan haus sehingga nafsu makan tidak terkontrol.

Ketidakseimbangan hormon

Saat berat badan mulai turun, maka metabolisme tubuh ikut melambat. Di saat itulah produksi hormon tiroid terganggu. Hormon ini diproduksi kelenjar tiroid yang berkaitan dengan proses pembakaran lemak. Nah, agar masalah ini tidak terjadi, perbaiki pola tidur, jangan sampai stres, serta hindari makanan bertepung yang justru meningkatkan berat badan.

Stres

Stres menjadi salah satu faktor paling umum yang meningkatkan berat badan, khususnya pada wanita. Ketika level stres meningkat, maka produksi hormon kortisol juga ikut naik. Ketika tubuh memproduksi kortisol, sistem pencernaan bakal meradang dan menyimpan lemak dalam jumlah lebih.

Usia

Metabolisme tubuh melambat seiring dengan bertambahnya usia. Jadi, olahraga yang dilakukan mungkin saja tidak berpengaruh pada berat badan. Sebab, ada enzim dan hormon tertentu yang tidak diproduksi tubuh. Itulah sebabnya pakar medis menganjurkan seseorang mengonsumsi vitamin.

Faktor genetik

Mengapa berat badan tak kunjung turun meski telah mengurangi porsi makan dan berolahraga? Bisa jadi penyebabnya adalah faktor genetis. Tapi, bukan berarti Anda tidak bisa menurunkan berat badan. Bobot tubuh ideal bisa dicapai dengan usaha keras yang konsisten.