Sebelum Terlambat, Kenali Gejala Infeksi Lambung

Ilustrasi orang sakit perut (digestivecare)
07 Januari 2019 18:13 WIB Newswire Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Aktor senior Torro Margens meninggal dunia lantaran infeksi lambung. Penyebab infeksi lambung adalah bakteri Helicobacter pylori. Setelah masuk ke dalam tubuh melalui makanan, air, bahkan alat makan, bakteri ini langsung menyerang lambung.

Ketika bakteri  ini berhasil merusak sistem ketahanan, asam di lambung dapat menembus lapisan lambung sehingga terjadilah luka. Di sinilah mula infeksi lambung terjadi.

"Luka ini dapat menimbulkan perdarahan, infeksi, bahkan menghambat makanan untuk bergerak sesuai rutenya melalui saluran cerna," kata salah seorang dokter dari Klik Dokter, dokter Nabila Viera Yovita, dikutip liputan6.com, Jumat (4/1/2019).

Ketika itu terjadi di tubuh Anda, rasa nyeri yang menggigit, tajam, akan menyerang pertanda luka di lambung sudah terbentuk. Kondisi semakin fatal saat lambung sedang kosong.

Nyeri tersebut akan bertahan dengan durasi yang berbeda-beda. Ada yang hanya beberapa menit, tapi ada pula yang sampai berjam-jam.  Nabila mengatakan, pasien infeksi lambung seperti Torro Margens akan merasa lebih baik setelah makan, minum susu, atau antasida.

Gejala lain dari terbentuknya luka pada lambung meliputi:

- Kembung
- Sendawa berlebihan
- Tidak merasa lapar atau ingin makan
- Mual dan muntah
- Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Anda disarankan segera memeriksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala berikut:

- BAB berdarah segar, berwarna gelap atau hitam
- Sesak napas
- Pusing berputar, bahkan hingga pingsan
- Merasa letih tanpa alasan yang jelas
- Kulit yang pucat
- Muntah yang terlihat seperti darah
- Nyeri perut yang tajam dan terasa berat