Welson Sarjono dari IT Masuk Bakery

Welson Sarjono - Espos/Farida Trisnaningtyas
09 Januari 2019 12:23 WIB Farida Trisnaningtyas Lifestyle Share :

Welson Sarjono sebenarnya lulusan Universitas Bina Nusantara jurusan Teknologi Informasi. Namun dia justru menekuni bisnis bakery yang merupakan bisnis keluarganya sejak lama. Dia menyebut ilmu IT yang dimilikinya justru bisa diterapkan dalam manajemen Joy! Bakery yang kini dipimpinnya sebagai CEO Joy! Bakery Solo yang baru buka awal September lalu di Jl. Yosodipuro 113, Mangkubumen, Solo.

Lelaki kelahiran Cirebon, 8 Juni 1983 itu awalnya membantu bisnis keluarga yakni produksi roti tawar Prambaru di Jogja. Pada 2012 ia pulang ke Cirebon kemudian turut membangun sendiri bisnis roti bersama ayah dan kakaknya. “Bisnis roti di Cirebon yang handle kakak saya sekarang. Meskipun begitu, saya masih memantau dari Solo. Posisi saya di sana sebagai direktur utama,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com beberapa waktu lalu.

Welson pun memperdalam ilmu bakery-nya dengan mengikuti kursus singkat selama dua bulan di UFM Baking and Cooking School di Thailand pada 2013 lalu. Tak mudah untuk ikut pendidikan ini karena dari Indonesia hanya tujuh orang terpilih yang bisa masuk. Di sana ia mendalami bakery science. “Jadi bukan soal bagaimana memasak atau membuat adonan roti ini itu, tapi lebih ke ilmu bakery, yakni gandum yang baik itu bagaimana, butter itu seperti apa dan sebagainya,” imbuhnya.

Dengan berbekal ilmu yang dimilikinya, baik bakery maupun IT, ia berkomitmen memberikan produk terbaik. “Filosofi kami adalah produk bakery yang bisa dibeli semua kalangan. Produk kami kualitasnya premium, tapi harganya terjangkau mulai dari Rp3.000 sampai ratusan ribu rupiah,” jelasnya.