Hubungan Cinta Putus Nyambung? Ini Cara Mengatasinya

Pertengkaran - boldsky.com
14 Januari 2019 14:00 WIB Mia Chitra Dinisari Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA - Putus nyambung dalam hubungan cinta mungkin pernah dialami banyak orang. Masih menyimpan perasaan namun konflik terus menerus terjadi seringkali menjadi alasan pasangan putus nyambung.

Hubungan seperti ini jika terus on off akan menimbulkan kerumitan dan menjebak satu sama lain dalam hubungan yang tidak sehat.

Siklus di mana Anda terus putus dan nyambung dengan pasangan membuat hubungan semakin lama semakin sulit diperbaiki. Jika Anda merasa terjebak dalam hubungan on-again, off-again, berikut adalah beberapa hal yang akan membantu Anda memperoleh kejelasan kenapa hubungan putus nyambung seperti dilansir dari timesofindia.com:

Ada kebingungan

Satu hal yang bisa Anda yakini adalah ada banyak kebingungan dalam hubungan. Anda perlu memikirkan dengan serius apa yang membuat kalian berdua saling membalas setiap kali memutuskan untuk berpisah.

Apakah itu kenyamanan berada dalam suatu hubungan? Apakah itu ketakutan tidak menemukan seseorang yang lebih baik? Atau, apakah itu sebenarnya perasaan tulus Anda terhadap pasangan Anda?

Telah melihat sifat buruk satu sama lain

Perpisahan terjadi karena suatu alasan! Anda mungkin telah melalui fase mengerikan dengan pasangan atau telah melihat area abu-abu yang tidak dapat ditahan lagi.

Mungkin, beberapa kebiasaannya mengganggu ketenangan pikiran Anda atau  sebaliknya Anda tidak menghargai bagaimana dia menangani situasi yang penuh tekanan.

Pada dasarnya, Anda berdua telah melalui masa pengujian dan memiliki gagasan tentang sifat tidak baik satu sama lain. Dan itu membawa kita ke poin berikutnya dimana apakah pertengkaran ini membantu Anda meningkatkan hubungan Anda?

Pertengkaran

Analisis semua topik penyebab pertengkaran dan berusalah untuk mencari solusinya. Jika Anda merasa masalah tidak dapat dipecahkan, maka itu akan menjadi lingkaran setan dan hubungan tidak mengarah ke mana pun.

Tetapi jika kalian berhasil menemukan jalan tengah dan argumen membantu saling mendekatkan, aka nada kemungkungkan hubungan akan menjadi lebih kuat.

Kesehatan mental berisiko

Ketika pertengkaran kecil dengan pasangan kita bisa membuat kita merasa kesal, maka pikirkan betapa stresnya hubungan on-and-off. Bahkan, menurut sebuah penelitian, orang yang sering putus dan berpasangan dengan pasangannya memiliki tingkat tekanan psikologis yang lebih tinggi.

Apa yang terjadi selama putus hubungan?

Faktor lain yang akan membantu Anda memutuskan apa yang terbaik untuk hubungan Anda adalah dengan mengamati apa yang terjadi pada saat keduanya berpisah dan lajang. Apakah salah satu dari Anda membuka akun di aplikasi kencan dan mulai bertemu dengan pasangan baru? Atau, salah satu dari Anda mulai mencari opsi lain dan Anda berdua kembali hanya ketika Anda tidak menemukan orang yang lebih baik untuk berkencan? Menjawab pertanyaan ini dengan jujur akan membantu Anda memahami hubungan Anda dengan lebih baik.

Apa yang Anda butuhkan

Komunikasi memainkan peran penting untuk membuat hubungan lebih kuat. Apakah Anda berdua memiliki tujuan hubungan yang sama dan ingin melihat masa depan bersama? Apa alasan tepatnya yang membuat hubungan ini bertahan? Adakan diskusi serius-namun-terus terang dengan pasangan Anda dan alih-alih menyalahkan satu sama lain untuk semua hal yang salah, bicarakan apakah Anda berdua bersedia menyelesaikannya dan melanjutkan tanpa menyimpan dendam.

Dengarkan nyali Anda

Jika Anda hanya berpegang teguh pada hubungan dengan harapan segala sesuatunya akan baik-baik saja suatu hari atau akan ada keajaiban yang akan mengubah pasangan Anda, mungkin Anda hidup di dunia utopis. Ketika semuanya terasa membingungkan, ambil napas dalam-dalam dan dengarkan isi hati Anda. Jika Anda merasa hubungan Anda tidak menuju ke arah yang benar, yang terbaik adalah berpisah dan berharap bahwa hidup memiliki hal-hal yang lebih baik untuk Anda.

Sumber : Bisnis.com