Tips Rumah: Bersih-Bersih Rumah, Perhatikan 3 Bagian Ini

Bersihkan tempat tidur secara rutin - derucci.com.au
15 Januari 2019 16:30 WIB Arif Fajar Setiadi Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO--Hunian yang nyaman adalah selain pembagian ruang sesuai kebutuhan, kebersihannya juga tetap terjaga sehingga penghuni kerasan. Beberapa penghuni rumah melakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin sebagai kegiatan wajib.

Ada beberapa item atau bagian rumah yang harus dibersihkan setiap hari dengan bebeberapa alasan tertentu. Namun ada juga yang cukup dibersihkan tiap satu pekan sekali dan ada yang cukup satu bulan sekali menyesuaikan kondisi.

Kegiatan bersih-bersih rumah bagi Chyntha Sagityana Dewi adalah rutinitas yang harus dijalani. Sebelum berangkat kerja, dia menyempatkan diri untuk membersihkan lantai mulai dari teras hingga dapur rumahnya. “Kegiatan yang setiap hari saya bersihkan itu lantai, sembari menyapu saya juga membersihkan perabotan rumah seperti meja, kursi, dan lain-lain. Terus terang saya risih kalau lantai dan perabotan berdebu,” ujar Chyntia Sagityana Dewi kepada Solopos.com, Rabu (9/1/2019).

Selain risih, lanjut dia, jika perabotan berdebu terasa kurang indah dan membuat penghuni tidak nyaman. Apalagi risiko adanya penyakit yang ditimbulkan debu. Dengan peralatan sederhana seperti sapu, kemoceng, dan lap, Chyntia rutin melakukan bersih-bersih.

Hal yang tak kalah penting adalah mencuci perabotan makan dan minum seusai dipakai. Chyntia enggan menunda untuk urusan tersebut. “Karena jika ditunda-tunda malah memancing munculnya kecoa dan semut. Jelas tidak sehat kan, apalagi dekat dapur, bisa-bisa makanan jadi terkena imbasnya,” kata dia.

Tidak hanya itu, Chyntia juga menyempatkan membersihkan bagian rumah lainnya setiap satu pekan sekali. Kamar mandi dan kaca jendela rumah menjadi sasaran bersih-bersih. “Untuk keramik kamar mandi ketika ada noda saya menggunakan cairan citroen. Caranya disemprotkan ke keramik kemudian didiamkan baru disikat dengan sikat biasa setelah itu disiram air bersih,” terangnya.

Bagian lain yang juga tak lupa dibersihkan adalah kamar tidur. Untuk sprei pembersihannya menyesuaikan kondisi, sedangkan springbed dibersihkan tiap bulan dengan menggunakan vacum untuk membersihkan debu dan bakteri. “Bagian lainnya adalah mencuci gorden dan langit-langit rumah. Gorden dicuci manual dan tidak pakai sabun. Cukup dicelupkan ke pelembut kemudian jemur. Jangan menggunakan mesin cuci untuk proses pencucian dan pengeringannya karena bisa merusak bentuk,” saran Chyntia.

Duty Manager Ace Hardware Solo Paragon Lifestyle Mall, Sigit Sidharta, memberikan sejumlah tips agar proses pembersihan perabotan rumah berjalan lancar dan benar sehingga debu dan bakteri lenyap:

 *Membersihkan kasur busa

-Bersihkan debu di permukaan kasur busa dengan menggunakan vacuum cleaner.

-Jemur kasur busa di bawah sinar matahari selama beberapa jam sambil dipukul menggunakan penebah kasur beberapa kali.

-Setelah dijemur kasur busa dibawa masuk ke kamar tidur dan bersihkan kembali dengan vacuum cleaner agar kasur lebih higienis.

 *Membersihkan sofa berbahan kain atau linen

-Bersihkan permukaan sofa dari debu, kotoran sisa makanan, dan bulu binatang menggunakan kain lap, kemoceng, penyedot debu berbulu, atau sikat dengan permukaan halus agar tidak merusak permukaan sofa.

-Guna membersihkan bercak noda, gunakan cairan pembersih yang direkomendasikan untuk sofa berbahan kain atau linen. Celupkan kain mikrofiber ke cairan pembersih baru usapkan ke bagian yang terkena noda. Sebaiknya ketika terkena tumpahan kopi atau es krim segera dibersihkan. Karena noda baru lebih mudah dibersihkan.

*Membersihkan keramik kamar mandi

-Anda bisa menggunakan citroen namun bisa juga menggunakan cairan cuka yang dimasukkan botol. Kemudian disemprotkan ke bagian keramik yang bernoda dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu siram dengan air panas, biarkan agar air panas menyatu dengan cairan cuka.

-Larutan cuka dan air panas akan bekerja membersihkan noda. Setelah itu siram kembali dengan air panas, baru dilap dengan spons basah.

-Anda bisa menggunakan cairan khusus yang digunakan setelah pencucian kendaraan untuk melapisi permukaan keramik agar tidak terlihat pudar.