Memanggil Pasangan dengan Nama Hewan Bikin Kepuasan Naik

ILustrasi pasangan bahagia (freepik)
23 Januari 2019 20:22 WIB Newswire Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO-Apakah Anda punya nama panggilan kesayangan untuk pasangan Anda? Apakah nama panggilan kesayangan itu berupa Sayang" atau "Honey"? Atau Anda punya nama panggilan sayang yang terninspirasi dari nama-nama hewan? Jika iya, rupanya hal itu bukan berarti ia tidak sopan kepada pasangan. Malah, itu pertanda baik.

Dikutip dari Independent dan ditulis liputan6.com pada Selasa (15/1/2019), ada sebuah survei dilakukan oleh Superdrug Online Doctor kepada 1.026 orang dewasa. Mereka menemukan, orang yang memanggil pasangannya dengan panggilan hewan membuat kepuasan hubungan melonjak hingga 16 persen di Amerika Serikat dan sembilan persen di negara-negara Eropa.

Para partisipan sendiri berusia 20 tahun-71 tahun. Mereka harus memiliki hubungan romantis selama satu bulan atau lebih, sebanyak 49 persen responden adalah orang Eropa dan 51 persennya adalah orang Amerika Serikat.

Mereka menyatakan, penggunaan panggilan hewan kesayangan bisa bermanfaat untuk menumbuhkan keintiman antar pasangan dan meningkatkan koneksi emosional. "Dalam keadaan yang tepat, panggilan hewan peliharaan bukan hanya cara yang lucu mendapatkan perhatian pasangan," tulis para peneliti.

"Itu bisa menjadi pertanda Anda sudah cukup nyaman dengan satu sama lain untuk mengembangkan bahasa cinta," tambah mereka.

Temuan ini sendiri sebenarnya tidak sepenuhnya baru. Sebuah penelitian telah melihat adanya kaitan menggunakan panggilan nama hewan peliharaan dengan kasih sayang di masa kecil yang dimiliki orang tua.

"Pasangan yang berbicara seperti ini mengingatkan kembali pada pengalaman mereka sendiri ketika mereka masih bayi dan pada cinta pertama mereka, ibu," kata profesor neuorantropologi di Florida State University Dean Falk seperti dikutip dari Insider.

Selain itu, sebuah studi yang terbit dalam Journal of Social and Personal Relationship pada 1993 meneliti  penggunaan idiom unik pada pasangan yang sudah  menikah. Mereka menemukan, pasangan yang sudah menikah dan sering menggunakan panggilan hewan lebih senang terhadap satu sama lain. Hasilnya penelitan juga menemukan bahwa penggunaan istilah semacam itu akan menurun sejalan dengan hubungan mereka. Pasangan yang telah menikah lama dan sudah memiliki anak menggunakan panggilan itu lebih sedikit.