Harmoni Indaco:Top Seal, Tangguh Atasi Rembes dan Bocor

Warga mengecat dengan Top Seal (Istimewa)
07 Februari 2019 21:40 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Bocor dan rembes adalah masalah klasik saat musim hujan. Apalagi, jika cuaca mendadak berubah ekstrem. Tidak hanya genteng yang retak, hujan disertai angin kencang membuat dinding rembes. Bahkan, saking derasnya dak juga bisa bocor. Nah, agar rumah kuat menahan derasnya air hujan, PT Indaco Warna Dunia menghadirkan Top Seal, cat pelapis anti-bocor dan anti-alkali.

Product Officer Top Seal PT Indaco Warna Dunia, Cuk Setiabudi, mengatakan, Top Seal adalah cat anti-bocor terbaik dengan tambahan formula anti-alkali. “Formula anti-alkali ini menghambat serangan garam alkali yang timbul karena rembesan air di dalam tembok. Garam alkali juga bisa membuat cat tembok cepat memudar sehingga kami menyarankan memakai Top Seal,” katanya.

Lapisan elastis pada Top Seal mampu menahan air agar tidak masuk ke pori-pori tembok lebih dalam, sehingga mencegah terjadinya rembes dan bocor. Cuk Setiabudi mengungkapkan, lapisan Glosprotect Technology membuat lapisan film yang kilap, elastis, kedap air, dan tahan lama sehingga menjadikan Top Seal lebih unggul dibandingkan produk sejenis lainnya.

“Selain digunakan sebagai cat anti-bocor, Top Seal juga dapat digunakan sebagai cat dekoratif, baik eksterior atau interior. Top Seal tersedia dalam 1.220 varian warna pilihan, ready mix dan Colour Innovation Tinting System. Top Seal juga tampil dengan warna yang lebih glossy,” jelasnya Cuk Setiabudi.

Technical Aplicator PT Indaco Warna Dunia, Gembong Lantip Raharjo, mengatakan, penyebab tembok rembes adalah kapilaritas air dari pondasi bangunan. Selain itu juga disebabkan kebocoran saluran air yang diserap tembok.

"Nah, pengaplikasian Top Seal pada masalah tembok rembes cukup mudah. Bersihkan dulu noda pada tembok dengan cara diamplas. Setelah itu, lapiskan Top Seal dua kali dengan pengenceran maksimal 20 persen air bersih,” terang Gembong Lantip Raharjo.

Sedangkan salah satu penyebab dak bocor yakni pelat beton mengalami perubahan suhu panas dingin yang ekstrem sehingga memicu timbulnya keretakan. Terjadinya pergerakan pada struktur bangunan atau fondasi juga bisa menyebabkan dak retak.

Pada masalah dak bocor, usahakan cor harus bersih dari lumut dan kering. Disarankan membersihkan lumut menggunakan sikat yang terbuat dari kawat. Setelah itu, lakukan pelapisan Top Seal tiga kali. “Pelapisan pertama dilakukan vertikal, kedua horizontal, dan ketiga vertikal lagi. Ini dilakukan agar pelapisan semakin rapat dan lapisan yang menempel lebih merata. Pengaplikasian juga dilakukan tanpa pengenceran, maksimal 10 persen campuran air,” urainya.

Sementara untuk dak bocor fatal harus menambahkan serat fiber. Setelah itu ,baru dilapisi Top Seal tiga hingga empat kali tanpa campuran air.