Muda Berkarya: Ini Manfaat Jadi Volunteer

Astrid Widayani (Istimewa)
08 Februari 2019 18:15 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Muda Berkarya hadir setiap Jumat di The Young Koran Umum Solopos diasuh oleh Astrid Widayani, inisiator Youth Reinforcement Program (YRP). Sekretariat YRP di Jl. MT Haryono 34B, Manahan, Solo, Telepon (0271) 7467243, WA 08562816271

Solopos.com, SOLO – Pelayanan kepada masyarakat atau dikenal dengan istilah Community Service diartikan sebagai upaya untuk memberikan kontribusi serta kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan, baik dari perseorangan maupun lingkup perusahaan. Community service sangat erat kaitannya dengan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Sustainable Development, sehingga akan langsung berpengaruh pada pengembangan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Sedangkan untuk kegiatan pelayanan kepada masyarakat yang dilakukan oleh perseorangan atau sekelompok individu disebut dengan kegiatan volunteering. Pelaku kegiatan tersebut disebut dengan volunteer (relawan). Kegiatan ini tidak dibatasi pada satu bidang saja, seperti pada bidang pendidikan misalnya, namun juga bisa diwujudkan pada bidang-bidang lain yang menjadi komponen dalam kebutuhan masyarakat antara lain kesehatan, isu lingkungan, ekonomi kreatif, dan lain sebagainya.

Di sektor pendidikan, social based project sudah lama dijadikan sebagai sarana pembelajaran. Kegiatan volunteering dan pelayanan kepada masyarakat mengajarkan tentang bagaimana social skill serta life skill ini membantu siswa/mahasiswa untuk bertahan dalam persaingan kerja setelah menyelesaikan pendidikan formalnya. Selain itu, kemampuan untuk peka terhadap permasalahan sosial juga sangat diperlukan.

Komunitas sebagai wadah dari berbagai kelompok sosial, pada akhirnya akan membentuk suatu pola kebutuhan yang ada di masyarakat dengan sekelompok individu atau perusahaan dalam rangka mewujudkan pengembangan lingkungan masyarakat setempat. Di lingkungan generasi muda khususnya anak muda Solo, kita melihat ada banyak sekali komunitas anak muda dengan berbagai latar belakang dan minat yang secara tidak langsung membantu pengembangan diri mereka secara positif.

Sebagai penerus peradaban, generasi muda harus memiliki jiwa relawan yang tinggi, memiliki kepekaan sosial, dan juga dituntut sebagai problem solver dari permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Selain menguasai ilmu, menambah wawasan, dan mengembangkan diri secara positif, generasi muda perlu memahami tantangan hidup yang sebenarnya melalui permasalahan di masyarakat.

Dengan menjalankan Community Service atau pelayanan kepada masyarakat, generasi muda akan belajar beberapa hal yang akan membantu mereka sukses di berbagai bidang antara lain dengan mengembangkan kemampuan leadership (kepemimpinan), kemampuan problem-solving (penyelesaian masalah), kemampuan berkerja dalam tim, manajemen waktu, dan kemampuan komunikasi.

Youth Reinforcement Program (YRP) menggunakan social based project sebagai tugas akhir masing-masing peserta untuk memastikan bahwa generasi muda juga peduli dengan lingkungannya dan bisa menerapkan beberapa keahlian real-world skills sehingga tugas akhir ini diharapkan bisa memberikan dampak positif atau solusi bagi masyarakat.

Salam Muda Berkarya.