Bolehkah Olahraga Saat Sakit?

Ilustrasi kelelahan seusai olahraga (Pictagram)
14 Februari 2019 14:30 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Olahraga sering dikaitkan dengan tubuh yang segar dan bugar. Jadi, kebanyakan orang biasanya meninggalkan olahraga saat merasa tidak enak badan. Lantas, sebenarnya bolehkah berolahraga saat sedang sakit?

Mengutip Mens Health, Rabu (13/2/2019), ada beberapa faktor yang harus diperhatikan saat hendak berolahraga di saat tubuh sedang tidak fit. Jika sakit yang dialami hanya flu, demam, radang, atau sinus, maka olahraga boleh dilakukan.

Lakukan olahraga dengan intensitas rendah, seperti jalan kaki atau peregangan. Pilihan lain yakni angkat beban yang cukup menstimulasi jaringan otot. Pastikan denyut jantung tetap terjaga dengan baik.

Namun, jika sakit yang diderita cukup parah, seperti demam, diare, nyeri, hingga infeksi saluran pernapasan, maka istirahatlah sampai sembuh. Pulihkan dulu kondisi tubuh sebelum melakukan aktivitas fisik yang berat seperti olahraga. Istirahat bakal memberikan pengaruh positif. Apalagi jika Anda melakukan olahraga rutin setiap hari.

Olahraga adalah stimulus tekanan yang intensif. Tubuh yang sedang sakit sudah mendapatkan tekanan besar. Sistem imun bekerja keras melawan penyakit agar tubuh kembali sehat. Jadi, menambahkan olahraga intensitas tinggi justru memperparah kondisi tubuh.

Ingat, ada perbedaan besar antara olahraga dan aktivitas fisik. Jalan-jalan di alam terbuka bukan jenis olahraga. Meski demikian, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi tubuh. Saat sedang sakit, hindarilah pusat kebugaran untuk sementara waktu. Istirahat dan penuhilah kebutuhan nutrisi tubuh.