Sarapan Sereal, Sehat Enggak Sih?

Ilustrasi sereal (Pictagram)
23 Februari 2019 12:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Sereal merupakan salah satu makanan yang cukup digemari, khususnya anak-anak. Sereal biasanya dikonsumsi saat sarapan sebagai sumber energi menjalani aktivitas harian. Meski sangat sederhana, kebanyakan orang menilai sereal sebagai makanan yang sehat dan cukup memenuhi nutrisi yang dibutuhkan.

Lihat saja, kebanyakan produsen menyebut sereal buatan mereka bergizi dan cukup memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Namun, apakah sereal benar-benar sehat dan cocok dikonsumsi setiap hari? Mengutip Delish, Jumat (22/2/2019), sereal bukanlah makanan yang tepat untuk dikonsumsi saat sarapan, apalagi setiap hari.

Menyiapkan sereal untuk sarapan memang sangat praktis. Anda hanya perlu menambahkan susu cair untuk menikmati sereal tersebut. Tapi, sereal sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari karena kandungan gulanya yang tinggi. Sarapan dengan sereal memang mengenyangkan. Namun, rasa manis pada sereal bakal memicu peningkatan gula darah yang menyebabkan kantuk.

Seorang ahli gizi asal New York, Amerika Serikat, Chelsey Amer, mengatakan, menyantap sepotong piza saat sarapan justru lebih sehat dibandingkan sereal. Jumlah kalori pada sepotong piza dan sereal tidak berbeda jauh. Namun, piza mengandung protein yang jauh lebih tinggi dibanding sereal, sehingga membuat perut kenyang lebih lama.

Piza mengandung nutrisi yang lebih komplit ketimbang sereal. Jika memang ingin mengonsumsi sereal, sebaiknya tambahkan bahan nabati lain seperti buah-buahan untuk melengkapi kandungan gizinya. Jadi, jangan biarkan anak hanya mengonsumsi sereal saja saat sarapan.