Musim Pendemi Influenza Bakal Datang Lagi

Ilustrasi pemakaian masker untuk menghindari penyebaran virus influenza. (Reuters/Ivan Alvarado)
13 Maret 2019 07:10 WIB Denis Riantiza Meilanova Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA - World Health Organization (WHO) memperkirakan dunia akan menghadapi ancaman pandemi influenza lagi sehingga masyarakat diharapkan tidak meremehkan risiko yang ditimbulkan.

Dilansir dari Reuters, Selasa (12/3/2019), WHO menyatakan pandemi influenza selanjutnya adalah masalah kapan, bukan jika. "Ancaman pandemi influenza selalu ada. Kita harus waspada dan siap, biaya wabah influenza akan jauh lebih besar daripada harga pencegahannya," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. 

Pandemik flu terakhir di dunia disebabkan oleh virus H1N1, yang menyebar ke seluruh dunia pada 2009 dan 2010. Studi pandemi itu menemukan bahwa setidaknya satu dari lima orang di seluruh dunia terinfeksi pada tahun pertama dan tingkat kematiannya sebesar 0,02%.

Ahli kesehatan global dan WHO memperingatkan ada risiko bahwa virus flu yang lebih mematikan suatu hari akan berpindah dari hewan ke manusia, bermutasi dan menginfeksi ratusan ribu orang.

Virus flu berlipat ganda dan terus berubah. Mereka menginfeksi sekitar satu miliar orang setiap tahun di seluruh dunia dalam wabah musiman. Dari infeksi tersebut, sekitar 3-5 juta adalah kasus parah yang menyebabkan antara 290.000 dan 650.000 kematian terkait dengan gangguan pernafasan akibat flu musiman.

Vaksin dapat membantu mencegah beberapa kasus dan WHO merekomendasikan vaksinasi tahunan, terutama untuk orang yang bekerja dalam perawatan kesehatan dan orang yang rentan seperti orang tua, orang yang sangat muda, dan orang dengan penyakit bawaan.

WHO telah memiliki rencana global yang paling komprehensif, yakni mencakup langkah-langkah melindungi populasi sebanyak mungkin dari wabah flu musiman tahunan, serta mempersiapkan menghadapi pandemi.

Guna meningkatkan kapasitas pengawasan dan respon di seluruh dunia, WHO mendesak semua pemerintah di dunia untuk mengembangkan rencana penanggulangan flu nasional dan mengembangkan alat yang lebih baik untuk mencegah, mendeteksi, mengendalikan dan mengobati flu, seperti vaksin yang lebih efektif dan obat antivirus.

Sumber : bisnis.com