Makan Kangkung Bikin Ngantuk, Mitos atau Fakta?

Ilustrasi tumis kangkung (Pictagram)
23 Maret 2019 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Kangkung adalah salah satu sayuran yang cukup banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Memasak kangkung untuk menjadi makanan lezat tidak terlalu sulit. Namun, kebanyakan orang menghindari makan kangkung karena takut mengantuk.

Ya, selama ini banyak rumor yang menyebut konsumsi kangkung menyebabkan kantuk. Benarkah demikian? Sebenarnya, belum ada bukti ilmiah yang menyebutkan makan kangkung membuat seseorang mengantuk.

Dikutip dari Elite Daily, Jumat (22/3/2019), kantuk yang timbul setelah makan kangkung mungkin disebabkan senyawa kimia yang bersifat menenangkan di dalamnya. Senyawa yang biasa disebut dengan istilah sedatif ini membuat pikiran lebih rileks. Jadi, wajar saja jika seseorang mudah mengantuk.

Namun, tidak semua orang terpengaruh senyawa sedatif. Jadi, kemungkinan ada beberapa orang yang tetap segar meski telah mengonsumsi kangkung dalam jumlah banyak. Hasil penelitian dari Nutrifood Research Center memaparkan, kangkung mengandung kalium sekitar 175 miligram yang mengurangi tekanan darah. Itulah sebabnya seseorang merasa lebih rileks setelah makan kangkung.

Selain itu, rasa kantuk mungkin saja muncul akibat mengonsumsi kangkung bersama dengan nasi. Seperti diketahui, nasi memiliki indeks glikemik tinggi yang mampu menaikkan kadar gula darah dalam waktu singkat. Inilah sebabnya Anda bakal merasa mengantuk setelah perut kenyang makan nasi.