Padukan Gaya Dekorasi agar Rumah Lebih Ciamik  

Menata interior ruang bisa dengan memadukan gaya dekorasi - Istimewa/Ana Arfiani
10 April 2019 23:55 WIB Arif Fajar Setiadi Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO--Bagian depan rumah Ana Arfiani Hidayah di Perum Taman Griya Baturan, Colomadu, Karanganyar tak beda jauh dengan rumah lainnya di perumahan tersebut. Namun, ketika mulai memasuki bagian dalam rumah yang menghadap ke barat ada sesuatu yang istimewa.

Rumah dengan luas 102 meter persegi, dengan tiga kamar tidur tersebut mempunyai warna dinding yang berbeda di masing-masing ruangan. Pemanfaatan warna cat dinding yang pas berpadu cantik dengan wallpaper di sisi lainnya.

Ruang tamu yang tidak terlalu luas lazimnya perumahan, tidak menghalangi Ana, sapaan akrab istri Pandhi Cahyadi untuk menata ruangan menjadi cantik. Agar tidak terkesan sempit, anggota Solo Mendekor ini tak memberi sekat antara ruang tamu dan ruang keluarga.

Memanfaatkan kursi model lama berangka besi yang sudah dimodifikasi joknya, berpadu dengan hiasan dinding cantik di dinding sisi selatan. Ada rak dinding dengan sejumlah aksesori, lukisan abstrak, hiasan kupu-kupu menyatu di dinding berwarna kuning. Suasana dipercantik dengan guci beling-beling yang diberi ranting bambu dicat warna-warni.

Dinding sisi utara tampil elegan dengan wallpaper warna coklat plus gambar bunga, dipadu dengan hiasan dinding kaligrafi. Di sudut diletakkan nakas atau meja kecil dengan bunga hias artificial di atasnya berdampingan mesra dengan tanaman kaktus di dalam pot cantik.

Bergeser di ruang keluarga ada sofa untuk santai berwarna biru dipadu dengan meja kayu berkerangka besi kekinian. Dinding dengan lubang angin memanjang memberi udara segar ke ruangan, ditambah pintu kaca membuat ruangan tampak terang alami. Selain penuh dengan pigura foto keluarga, di lubang angin ditempatkan beberapa tanaman kaktus mini.

Melengkapi ruang keluarga, sebuah layar televisi menempel di dinding bareng rak berisi hiasan dan lemari dinding. Di bagian bawah terpasang meja konsol berwarna putih. Untuk mempercantik tampilan, di sudut meja ada rak bunga terbuat dari besi.

Sementara dapur rumah saling membelakangi dengan kamar mandi. Mengindari kesan sempit, Ana membiarkan antara ruang dapur dengan ruang makan tanpa sekat. Ruang makan yang berada di ruang bagian belakang pun tampak terang berkat atap mika berlapis jaring.

Sisa ruang belakang pun dimanfaatkan dengan baik oleh ibu dua orang anak ini. Dinding berwarna hijau diberi rak tanaman, bagian bawah pun tak luput sejumlah pot tanaman hias ditata rapi. Selain tanaman hias, dinding juga dipercantik dengan hiasan piring keramik beragam motif.

Sudut ruangan belakang pun dimanfaatkan Ana untuk musala. Uniknya musala berada di atas panggung kayu dengan hiasan dinding, dan sekat teralis besi berhiaskan dedaunan. “Saya memang beberapa kali ganti gaya dekorasi ruangan, inginnya mengikuti yang lagi tren. Namun semua kembali pada budget yang disediakan untuk kegiatan tersebut. Yang penting pandai-pandai menempatkan elemen aksesori untuk setiap ruangannya,” jelas Ana.