Simak! Ini Keutamaan Salat Tarawih Berjemaah

Ilustrasi salat (Solopos/Dok)
14 Mei 2019 21:40 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Ramadan adalah bulan suci yang paling dinantikan umat Islam di dunia. Selain berpuasa, bulan Ramadan terasa istimewa karena ada ibadah spesial yang disyariatkan, yakni salat tarawih.

Tarawih merupakan salat sunah yang dilakukan setiap malam pada bulan Ramadan selepas isya. Salat tarawih bisa dilakukan sendirian maupun berjemaah di masjid. Jumlah rakaat salat tarawih beragam, ada yang delapan maupun 20. Dilanjutkan dengan witir dengan jumlah rakaat ganjil. Lazimnya, orang Indonesia mengerjakan salat witir dalam tiga rakaat.

Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Selasa (14/5/2018), berdasarkan hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim, salat tarawih memiliki pahala yang sangat besar.

"Barang siapa melakukan salat pada malam di bulan Ramadan atas dasar iman, maka Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu," demikian terjemahan hadis soal salat tarawih yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

Mayoritas ulama mengatakan, salat tarawih lebih baik dilakukan secara berjemaah. Namun, bila dikerjakan sendiran pun tetap sah. Sebab, Nabi Muhammad pernah mengerjakan salat tarawih sendirian. Sebab, kala itu beliau khawatir para sahabat akan menganggap salat tarawih wajib dikerjakan secara berjamaah.

Lantas, apa keutamaan salat tarawih berjemaah? Salat tarawih yang dilakukan bersama memberi peluang mendapat pahala lebih banyak. Selain itu, ibadah ini juga memupuk kecintaan muslim terhadap masjid.

Salat tarawih berjemaah juga menjadi sarana penambah ilmu serta menyemarakkan bulan suci Ramadan. Lihat saja, kebanyakan masjid selalu ramai setiap malam di bulan Ramadan. Pemandangan indah seperti ini hanya terjadi sekali dalam setahun. Jadi, sebaiknya Anda tidak melewatkan salat tarawih, kecuali ada halangan tertentu.