Yuk Bersihkan Diri di Bulan Suci dengan Iktikaf

Ilustrasi Ramadan (Solopos - Whisnupaksa)
25 Mei 2019 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Ramadan hampir berlalu. Sejumlah orang mulai berbondong-bondong ke masjid untuk beriktikaf. Iktikaf merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan dikerjakan pada 10 hari terakhir Ramadan.

Dalam kitab Riyadhus Shalihin Imam Nawawi menjelaskan, secara bahasa iktikaf berarti menahan. Sedangkan dalam syariat Islam, iktikaf artinya berdiam diri di masjid untuk beribadah dalam jangka waktu tertentu.

Dalam hadis yang diriwayatkan Ibnu Umar dari Imam Bukhari dan Imam Muslim disebutkan, Nabi Muhammad gemar melakukan iktikaf pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan. "Rasulullah selalu beriktikaf pada 10 hari terakhir di bulan Ramadan," demikian bunyi hadis tersebut.

Iktikaf memang bukan amalan wajib, tapi sangat dianjurkan untuk melatih pribadi menjadi lebih disiplin, mencintai masjid, sekaligus menyongsong datangnya lailatulkadar. Ustaz Abdul Somad menjelaskan, iktikaf dilakukan untuk membiasakan seseorang menjauh dari ingar-bingar duniawi. Dengan cara itu, hati seseorang bakal lebih mengingat Tuhan dan menyadari segala kesalahan.

"Iktikaf dilakukan agar seseorang, baik pria maupun wanita, bisa lebih dekat kepada Allah dan menjauhi ingar bingar duniawi. Dengan begini, hati bakal lebih mengingat Tuhan. Ingat akan dosa dan meminta ampun kepada Allah. Iktikaf merupakan sarana introspeksi," terang Ustaz Somad dalam video ceramah di Youtube yang dinukil Solopos.com, Jumat (24/5/2018).

Adapun keutamaan iktikaf adalah memperbarui iman dan semangat beribadah. Dalam berbagai riwayat disebutkan, Rasulullah sangat mencintai orang yang gemar beriktikaf di bulan Ramadan. Iktikaf bisa dilakukan dengan memanfaatkan waktu longgar, terutama pada malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan.

Muslim yang sedang beriktikaf dianjurkan untuk berzikir, membaca Alquran, salat sunah, mendengarkan tausiyah, berdiskusi, atau melakukan ibadah lain. Semua ibadah itu dilakukan sebagai sarana mendekatkan diri dan memohon ampunan kepada Allah.