Cara Meraih Lailatulkadar Menurut Profesor Quraish Shihab

Prof. Quraish Shihab. (Istimewa - Quraishshihab.com)
28 Mei 2019 03:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Ramadan adalah bulan istimewa yang penuh berkah dan ampunan. Bulan ini semakin istimewa dengan malam spesial yang dikenal dengan nama lailatulkadar. Malam ini sangat istimewa sehingga disambut seperti tamu agung.

Setiap muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan demi mendapatkan rahmat saat lailatulkadar tiba. Tapi, Nabi Muhammad tidak menyebutkan pasti kapan lailatulkadar terjadi. Namun, kebanyakan orang percaya lailatulkadar datang di 10 malam terakhir Ramadan. Meski demikian, setiap muslim diperintahkan untuk memperbanyak amal salih sejak Ramadan datang demi menyongsong lailatulkadar.

Sejumlah ulama percaya para malaikat turun ke bumi dan Allah membuka pintu ampun dengan lebar saat lailatul qadar tiba. Orang yang berdoa dengan sungguh-sungguh niscaya bakal dikabulkan oleh Allah. Lantas, apa doa yang sebaiknya dipanjatkan pada malam-malam terakhir di bulan Ramadan?

Imam Nawawi menyebut Nabi Muhammad menganjurkan umatnya memperbanyak doa selama Ramadan. Salah satu doa yang baik dibaca berulang kali pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan adalah,"allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni." (Wahai Tuhan, Engkau Maha Pengampun, menyukai orang yang minta ampunan, ampunilah aku).

Pakar tafsir Alquran, Quraish Shihab, mengatakan, lailatulkadar semestinya disambut dengan penuh suka cita. Caranya dengan menyucikan diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

"Sambutlah lailatulkadar dengan menyucikan diri. Memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah dan melakukan berbagai kegiatan positif. Boleh jadi sekian banyak orang menyambutnya, namun dia (lailatulkadar) datang ke tempat yang tak terduga," kata Quraish Shihab dalam video ceramahnya di Youtube seperti dikutip Solopos.com, Senin (27/5/2019).