Begini Lafal Niat Bayar Zakat Fitrah

Ilustrasi zakat fitrah (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
04 Juni 2019 14:30 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Zakat fitrah menjadi kewajiban yang harus dibayarkan setiap muslim di akhir Ramadan. Waktu pembayaran zakat fitrah adalah akhir Ramadan hingga menjelang salat Idulfitri. Zakat ini wajib dikeluarkan setiap musli, baik laki-laki, perempuan, dewasa, maupun anak-anak.

Muhammad bin Qasim Al Ghazi dalam kitab Fathul Qarib yang diukil situs Nu.or.id, Selasa (4/6/2019), mengatakan, ada tiga syarat yang membuat seseorang wajib membayar zakat fitrah. Yakni Islam, menjumpai waktu wajibnya zakat, dan memiliki kelebihan makanan pokok.

Zakat fitrah biasanya disalurkan oleh amil kepada mustahiq yang terdiri dari delapan golongan, fakir, miskin, amil (pengelola zakat), mualaf, hamba sahaya, gharim alias orang yang terlilit utang, fiisabilillah atau pejuang di jalan Allah, dan ibnu sabil alias orang yang kehabisan bekal di tengah perjalanan. Lantas, bagaimana niat membayar zakat fitrah? Berikut lafalnya:

Sementara orang yang menerima zakat fitrah disunahkan mendoakan si pemberi. Doa bisa dilafalkan dalam bahasa apapun. Contohnya sebagai berikut:

Perlu diingat, melafalkan niat membayar zakat fitrah dalam bahasa Arab bukanlah suatu keharusan. Jadi, Anda bisa melafalkannya dalam bahasa apapun. Intinya adalah yang terbersit dalam hati bahwa zakat fitrah dikeluarkan dengan mengharap rida Allah.