Begini Cara Bikin Anak Kembali Semangat Belajar Seusai Libur Panjang

Ilustrasi hari pertama masuk sekolah. (Antara)
08 Juni 2019 03:00 WIB Tim Jelajah Lebaran Jawa-Bali Lifestyle Share :

Solopos.com, NGAWI — Seusai menghabiskan liburan panjang di kampung halaman, bersilaturahmi dan merayakan Lebaran, anak Anda bisa jadi kehilangan semangat untuk belajar dan kembali ke sekolah. Hal ini juga biasa terjadi saat liburan panjang sekolah baru saja berlalu.

Semangat belajar yang mengendur seusai liburan panjang bisa jadi serius dampaknya jika tak diantisipasi dengan baik oleh orang tua. Berikut ini beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk kembali memacu semangat belajar anak.

1. Membeli peralatan sekolah bersama
Biasanya setelah libur panjang, anak membutuhkan alat tulis baru. Manfaatkan momentum ini untuk menghangatkan semangat anak dan membawa nuansa bersekolah kembali sebelum anak benar-benar masuk sekolah. Namun demikian jangan membeli barang yang tidak dibutuhkan. Selain boros, membeli barang yang tidak perlu juga tidak baik untuk mendidik anak.

2. Penampilan baru
Mungkinkah momen kembali sekolah adalah saat yanh tepat untuk memgajak anak berganti gaya rambut? Cara ini bisa menjadi salaj satu trik agar anak kembali bersemangat belajar dan bersekolah. Setelah memiliki gaya rambut yang berarti juga penampilan baru, anak bisa jadi memiliki keinginan untuk menunjukkannya pada teman-teman di sekolah.

3. Siapkan perlengkapan seklolah di malam hari
Malam hari sebelum hari pertama kembali ke sekolah, sempatkan waktu sejenak untuk berbenah alat tulis. Orang tua juga bisa menambahnya dengan me-review pelajaran terakhir.

4. Bacakan dongeng untuk anak
Dongeng adalah media penyalur pesan kepada anak yang efektif. Terlebih jika dibacakan sebelum anak tidur. Anda bisa menyelipkan pesan-pesan semangat belajar di sela-sela mendonngeng.

Psikolog anak Vera Itabiliana mengatakan, dongeng identik dengan dunia anak. Bukan hanya menghibur, membaca dongeng juga memiliki banyak manfaat. Kegiatan ini dapat meningkatkan dan mempererat hubungan antara ibu dan anak, yang tentunya akan mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik itu perkembangan sosial, emosi maupun kognitif.

"Tidak hanya itu, dongeng dapat mengembangkan daya imajinasi anak, memperkaya kosa kata dan meningkatkan keterampilan bahasa, melatih kemampuan mendengar serta merangsang kreativitas, " kata Vera.

5. Antarkan anak ke sekolah
Tak ada salahnya mengantarkan anak kembali ke sekolah setelah liburan Lebaran. Selama perjalanan, orang tua juga bisa menyemangati anak.

Sumber : Bisnis