Tips Mengatur Keuangan bagi Calon Pengantin

Ilustrasi Menikah (Solopos - Whisnupaksa)
24 Juli 2019 15:20 WIB Syaiful Millah Lifestyle Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Momentum menjelang hari pernikahan menjadi hal menegangkan bagi calon pengantin maupun anggota keluarga. Tak hanya mempersiapkan pernik-pernik acara akad nikah hingga resepsi, mental calon pengantin juga harus dipersiapkan sebelum memasuki fase kehidupan baru.

Salah satu urusan penting yang perlu menjadi perhatian ketika akan memasuki bahtera rumah tangga adalah keuangan.

“Mengatur keuangan memiliki peranan krusial dalam mewujudkan kelancaran menjalankan kehidupan baru mulai dari pernikahan hingga kehidupan berumah tangga. Itu juga sangat penting, jangan sampai habis semua,” kata  Financial Planner sekaligus Co-founder ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie di Jakarta, Sabtu (20/7/2019).

Dia menambahkan ada tiga hal yang perlu diperhatikan oleh para calon pengantin dalam mengatur keuangan agar tidak terjadi pembengkakan biaya dalam tahapan kehidupan berumah tangga.

Pertama, ungkap dia, terbuka mengenai finansial. Menurutnya, sangat penting untuk saling terbuka dan menjalin komunikasi mengenai finansial terhadap pasangan.

“Calon pasangan sebaiknya jujur tentang kondisi keuangan saat ini kepada pasangan dan juga keluarga supaya bisa direncanakan dengan lebih baik pengelolaannya ke depan,” imbuh Prita Hapsari Ghozie.

Kedua, menyepakati metode pengaturan keuangan. Prita mengungkapkan sebelum mulai merencanakan pernikahan hingga kehidupan rumah tangga, sepakati dahulu metode pengaturan keuangan yang akan diterapkan.

Misalnya, siapa yang akan menjadi manajer keuangan dan apa saja yang menjadi sumber pendapatan pasangan. Dia menambahkan setiap keluarga memiliki metode pengaturan keuangan yang berbeda-beda.

Ketiga, rancang rencana keuangan bersama. Melanjutkan tips sebelumnya, perencanaan bersama sangat penting agar terjalin komitmen serta prioritas tujuan keuangan yang ingin diwujudkan bersama-sama.

“Dengan merancang rencana keuangan bersama akan terbangun visi yang sejalan dan menghindari terjadinya pembengkakan biaya. Ini sangat penting karena kalau terjadi akan sangat berpengaruh ke berbagai hal lain,” ujarnya.

Sumber : Bisnis.com