Kulit Kering Akibat Cuaca Dingin? Begini Cara Mengatasinya

Ilustrasi kulit kering (Freepik)
25 Juli 2019 04:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Musim kemarau membuat sebagian besar wilayah Indonesia merasakan suhu dingin pada malam hingga dini hari. Fenomena yang disebut dry instrusin ini dianggal lumrah oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BMKG menjelaskan, dry instrusion terjadi karena pada siang hari Bumi menyerap panas yang dilepaskan di malamnya. Hal itulah yang mengakibatkan seseorang sering kedinginan pada malam hingga pagi hari. Pulau Jawa menjadi wilayah yang paling terdampak fenomena dry instrusion.

Dikutip dari Suara, Rabu (24/7/2019), suhu dingin diprediksi terus terjadi hingga puncak kemarau pada Agustus 2019. BMKG mengimbau masyarakat memakai jaket tebal di malam hari. Disarankan pula memakai pelembap karena suhu dingin menyebabkan kulit kering dan bibir pecah-pecah. Dihimpun dari Boldsky, begini cara mengatasi kulit kering selama musim kemarau:

Pakai pakaian tebal

Memakai pakaian tebal menjadi salah satu cara mengatasi kulit kering akibat suhu dingin selama musim kemarau. Pakaian ini menjaga suhu tubuh tetap hangat sehingga tetap melembapkan kulit.

Pakai pelembap

Pakai losion pelembap setelah mandi agar kulit tetap lembap. Anda juga bisa menerapkan pelembap setiap kali kulit terasa kering. Pastikan pelembap yang dipilih cocok dengan jenis kulit.

Minum air putih

Cara paling penting mengatasi kulit kering adalah menjaga tubuh tetap terhidrasi. Jangan lupa minum air putih sebanyak delapan gelas atau lebih per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Berendam susu

Susu memiliki segudang manfaat bagi kulit, khususnya yang kering dan bersisik. Saat kulit terasa kering, cobalah mandi susu. Pastikan susu yang dipakai adalah murni dari perahan sapi. Tapi, jika bagian yang kering hanya sedikit, Anda bisa melakukan perawatan dengan cara merendam kain ke dalam susu, kemudian dikompres ke kulit.