Pahala Amalan Sunah 10 Hari di Awal Zulhijah Saingi Jihad

Ilustrasi orang berdoa (Reuters)
04 Agustus 2019 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Sistem penanggalan Islam saat ini telah memasuki bulan Zulhijah tahun 1440 Hijriah. Mungkin belum banyak orang tahu jika 10 hari di awal Zulhijah memiliki banyak keistimewaan.

Menurut ahli tafsir, keistimewaan 10 hari di awal Zulhijah tertulis sebanyak tiga kali di dalam Alquran, yakni surat Al Fajr ayat 1-2, Al A’raf ayat 142, dan Al Hajj ayat 26. Rasulullah SAW menyebutkan keistimewaan 10 hari di awal Zulhijah bahkan tidak bisa disaingi oleh jihad.

“Nabi Muhammad SAW bersabda: tidak ada amal yang lebih utama daripada yang dilakukan di hari-hari ini. Para sahabat bertanya: bukankah jihad juga? Rasul menjawab: tidak juga jihad, kecuali seseorang pergi memerangi musuh dengan jiwa dan hartanya kemudian kembali tanpa membawa apa pun,” hadis riwayat Muslim seperti dikutip dari situs Nu.or.id, Sabtu (3/8/2019).

Rasulullah menyarankan umatnya untuk memperbanyak zikir pada 10 hari di awal Zulhijah. Amalan tersebut sangat dicintai oleh Allah dan bakal mendulang banyak pahala.

Tiada hari yang lebih utama di sisi Allah jika dilakukan pada 10 hari awal Zulhijah selain membaca laailaha illallah, allahu akbar, dan alhamdulillah,” hadis riwayat Ahmad.

Selain berzikir, ahli tafsir terkemuka, Ibnu Katsir, mengatakan, Rasulullah berpuasa pada 10 hari di awal Dzulhijjah berdasarkan hadis riwayat Ibnu Dawud. Rangkaian puasa sunah itu juga termasuk puasa Arafah yang dilakukan pada 9 Zulhijah.