Sssttt… Ini Cara Berkurban dengan Dana Pas-Pasan

Ilustrasi sapi untuk kurban (Antarafoto/Muhammad Adimaja)
06 Agustus 2019 07:00 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Kurban adalah ibadah yang tidak bisa dilepaskan dari harta. Sebab, membeli hewan kurban tentu butuh dana yang memadai. Mengingat harga hewan kurban bervariasi, sesuai jenis dan kualitasnya. Sayangnya, tidak semua orang punya uang berlebih untuk membeli hewan kurban.

Di Indonesia, hewan yang lazim dikurbankan adalah kambing, sapi, domba, atau kerbau. Dari berbagai hewan tersebut, kambing merupakan hewan kurban yang harganya relatif terjangkau. Namun, jika menghendaki kambing yang berkualitas jelas harganya lebih mahal.

Terbatasnya jumlah dana tentu menjadi kendala bagi seseorang yang ingin berkurban. Lantas, timbul pertanyaan bagaimana cara berkurban dengan dana yang minim? Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Jawi menjelaskan, faktor utama dalam memilih hewan kurban adalah kuantitas dagingnya.

“Paling utama hewan kurban dilihat dari banyaknya daging dan tampak nilai syiarnya adalah unta, sapi, kemudian kambing. Sedangkan sisi kualitas daging, maka domba lebih utama ketimbang kambing. Sementara kerbau lebih utama daripada sapi Arab karena kualitas dagingnya lebih baik. Jika dilihat dari banyaknya hewan yang dialirkan darah serta kualitas dagingnya, maka tujuh kambing lebih utama ketimbang satu unta atau sapi,” terang Syekh Muhammad Nawawi bin Umar Al Jawi seperti dikutip dari situs Nu.or.id, Selasa (5/8/2019).

Jika dilihat dari segi warna, maka hewan kurban yang putih lebih utama, kemudian kuning, putih tulang, merah, putih campur hitam, dan hitam. Jika terjadi pertentangan antara beberapa kriteria, maka yang gemuk hitam lebih utama ketimbang putih kurus. Dan hewan kurban berkelamin jantan lebih utama secara mutlak. Demikianlah penjelasan Syekh Muhammad Nawawi Al Jawi dalam kitab Tausyikh ‘ala Ibni Al Qosim.

Beberapa catatan di atas hanya pertimbangan keutamaan. Bukan pertimbangan yang wajib dipenuhi dalam berkurban. Sehinga seseorang yang tidak bisa membeli kambing gemuk karena harganya mahal, boleh memilih kambing murah. Dengan catatan kambing tersebut memenuhi standar sahnya hewan untuk berkurban.

Jadi, seseorang yang punya dana minim untuk membeli hewan kurban harus jeli dalam memilih. Pastikan hewan kurban yang dibeli memenuhi standar sah untuk berkurban.