Hasil Penelitian: Perempuan Butuh Tidur Lebih Lama Ketimbang Pria

Ilustrasi tidur (Nutritious Life)
07 Agustus 2019 15:40 WIB Septina Arifiani/Egitya Eryaningwidhi Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Sebuah penelitian baru dilakukan oleh Duke University di Durham, North Carolina tentang lamanya waktu tidur yang dibutuhkan oleh pria dan wanita. Hasil dari penelitian tersebut menyatakan wanita lah yang lebih banyak membutuhkan waktu tidur.

Studi yang dipimpin oleh psikolog sekaligus pakar tidur, Dr Michael Breus ini menyatakan, wanita lebih banyak memiliki gangguan mental dan fisik akibat istirahat yang kurang cukup. Mereka memliki potensi yang lebih besar untuk terkena penyakit jantung, depresi, dan stroke.

“Kami menemukan wanita memiliki lebih banyak depresi dan wanita lebih mudah marah,” kata Dr Breus kepada wartawan, sebagaimana dikutip oleh Medical Daily, Senin (5/8/2019)

Selain dari studi tersebut, ilmuwan lain juga menyatakan wanita lebih banyak menggunakan otaknya daripada pria, oleh karena itu tidur memiliki fungsi utama untuk memulihkan otak dan memperbaiki kerja otak.

“Selama tidur nyenyak, korteks yang bertanggung jawab atas pikiran, memori, bahasa dan sebagainya akan mengurangi aktivitasnya dan beristirahat,” ujar Jim Horne, direktur Sleep Research Center di Loughborough University di Inggris.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh National Sleep Foundation, rata-rata orang dewasa membutuhkan waktu tidur selama 7-9 jam setiap harinya, namun ia mengatakan bahwa 80% dari mereka masih mengalami tidur yang kurang.

Tidur yang cukup memberikan banyak manfaat, yakni tubuh yang lebih sehat, pertumbuhan badan, menjaga berat badan, meningkatkan suasana hati, serta otak dapat berfungsi sepenuhnya.