Kurban Kambing Sendirian atau Sapi Patungan, Mana yang Paling Utama?

Petugas Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Klaten memeriksa kondisi hewan kurban yang dijual peternak di Desa Kujon, Kecamatan Ceper, Klaten, Senin (5/8 - 2019). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
08 Agustus 2019 22:10 WIB Chelin Indra Sushmita Lifestyle Share :

Solopos.com, SOLO – Kurban merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Mayoritas ulama fikih menjelaskan, menyembelih hewan kurban di Hari Raya Iduladha dan hari tasyrik (tiga hari setelah Iduladha) merupakan sarana mendekatkan diri kepada Tuhan.

Umat Islam diberikan pilihan untuk melakukan ibadah kurban. Yakni dengan menyembelih hewan ternak berupa kambing, sapi atau unta. Adapun ketentuannya seekor kambing sah dikurbankan atas nama satu orang. Sementara sapi dan kambing boleh dipakai untuk berkurban secara berkelompok untuk tujuh orang.

Lantas, tahukah Anda mana yang lebih utama antara berkurban sapi secara patungan atau kambing seorang diri? Dikutip dari situs Nu.or.id, Kamis (8/8/2019), mayoritas ulama memaparkan urutan keutamaan binatang yang dikurbankan adalah unta, sapi, domba, kambing kacang, kurban unta kolektif, serta sapi kolektif.

Tolok ukur daftar di atas adalah kuantitas daging. Jadi, wajar jika kurban unta sendirian lebih utama ketimbang sapi, begitu seterusnya. Sementara pertimbangan kedua mengacu pada sisi kualitas daging. Itulah sebabnya berkurban domba lebih utama ketimbang kambing kacang.

Selanjutnya, pertimbangan yang tidak kalah penting adalah cara berkurban. Apakah sendirian atau berkelompok cukup menentukan. Berkurban secara pribadi lebih baik ketimbang kolektif. Bahkan, aspek ini paling diutamakan ketimbang dua di atas, yakni kuantitas dan kualitas daging hewan.

Jadi, berkurban seekor kambing secara pribadi lebih baik daripada kurban unta atau sapi secara kolektif. Meski kuantitas daging kambing jauh di bawah unta dan sapi. Sebab, pahala dan keberkahan tetesan darah hewan kurban didapatkan secara pribadi. Tidak dibagi dengan orang lain yang berkurban secara kolektif.